RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Malu, inilah dampak dari korban dugaan pelecehan seksual yang diderita eks staf Panwascam Arga Makmur berinisial Ln, yang diduga dilakukan oleh atasannya sendiri berinisial Iw yang menjabat sebagai Ketua Panwascam Arga Makmur. Diketahui, Ln saat ini lebih banyak mengurung diri dirumah, dan terkesan murung yang tidak ingin ditemui siapapun.
Baca :
Korban Pelecehan Seksual : Haruskah Saya Diperkosa Dulu, Baru Dapat Keadilan
Jerat Hukum Dan Pembuktian Pelecehan Seksual
Hal ini disampaikan oleh salah satu keluarga korban, bernama Wanca yang hingga saat ini masih bersabar atas pengusutan yang dilakukan oleh aparat terhadap keponakannya yang menjadi korban. Ia pun membeberkan, saat ini keponakannya tersebut malu untuk keluar rumah dan lebih banyak mengurung diri dan murung dirumah.
“Kami saat ini masih bersabar dan percaya kepada pihak aparat yang menangani masalah keponakan kami, yang mengaku telah menjadi korban pelecehan seksual oleh mantan atasannya di Panwascam Arga Makmur. Hanya saja kami sedih, melihat korban yang saat ini lebih banyak mengurung diri dirumahnya tidak lagi seperti dulu yang berinteraksi dengan khalayak ramai, kami mengira saat ini ia tengah memendam beban malu yang teramat sangat, terlebih lagi jadwal pertunangan yang sempat disampaikannya kepada kami gara-gara masalah ini, terpaksa ditunda,” ujar Wanca.
Wanca pun sejauh ini, masih menunggu sinyal dari kedua orang tua ponakannya yang merupakan kakak tersebut. Karena pihaknya meskipun sebagai keluarga, namun tidak terlalu dapat mengambil keputusan atas apa yang dialami oleh keponakannya tersebut, menimbang keponakannya tersebut masih memiliki orang tua sebagai pengambil keputusan atas masalah ini. Sejauh ini, kedua orang tua keponakannya itu masih meminta untuk bersabar.
“Kami mengira kasus ini sudah berjalan 4 bulan lebih, hingga saat ini belum juga ada kejelasan. Namun karena pengambil keputusan adalah orang tua ponakan kami, jadi kami hanya bisa menurutinya, dan saat ini masih bersabar. Harapan kami, masalah ponakan kami ini dapat segera diselesaikan pihak penyidik, dan kami pun masih percaya bahwa aparat sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, dapat berlaku bijak dan menegakkan hukum tanpa intervensi siapapun,” tandasnya.
Baca juga :
Dinilai Lambing, Kuasa Hukum Korban Pelecehan Seksual Minta SP3
Dua Bulan Kasus Pelecehan Seksual Dilaporkan, Terlapor Oknum Ketua Panwaslucam Masih Melenggang
Pasca Dituding Mangkir, Akhirnya Kasek Panwascam Arga Makmur Diperiksa Kasus Dugaan Cabul Atasannya
Dibilang Mangkir, Kasek Panwascam Arga Makmur Meradang
Dua Bulan Kasus Pelecehan Seksual Dilaporkan, Terlapor Oknum Ketua Panwaslucam Masih Melenggang
Polisi Dalami Dugaan Pencabulan Oknum Ketua Panwaslucam Arga Makmur
Wabup Bengkulu Utara Pastikan ASN Terlibat Cabul Langsung Dipecat
Keluarga Korban Dugaan Pelecehan Seksual Ancam Bakal Ambil Sikap, Jika Jalur Hukum Gagal
Dihadapan Penyidik, Oknum Ketua Panwaslucam Berkilah Atas Dugaan Perbuatan Asusila
Pulang Haji Dapat Kabar ASN Diduga Terlibat Asusila, Mi’an Berang
Bawaslu BU Masih Tunggu Status Oknum Panwaslucam Di Kepolisian
Corengi Lembaga, Oknum Ketua Panwaslucam Ngaku Ke Atasan Dugaan Cabul Ada Unsur Dendam
Saksi : Perlakuan Oknum Kepada Korban Pelecehan Seksual Memang Terkesan Istimewa
Dituding Ngajak Bobok Bareng, Berikut bantahan Oknum Ketua Panwaslucam
Polisi Resmi Terima Pengaduan Korban Dugaan Pelecehan Seksual Oleh Oknum Ketua Panwaslucam
Asbun Bawa Malapetaka, Klarifikasi Dugaan Pelecehan Seksual Berujung Somasi
Kuasa Hukum Korban Pelecehan Seksual, Tembuskan Laporan Ke Bupati
ASN Terlibat Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Pemkab Belum Ambil Sikap
Inspektorat Dan Panwaslukab Pastikan Oknum Ketua Panwaslucam Disanksi
Ups, Saksi Sebut Oknum Ketua Panwaslucam 4 Kali Ajak Korban Bertemu
Sst, Dituding Lakukan Pelecehan Seksual Oknum Ketua Panwascam Akan Dipolisikan
Laporan : Redaksi

